Kamis, 18 Maret 2010

Manfaatkan Potensi mu

Otak manusia dapat menampung ratusan hingga jutaan kali lipat dari komputer yang tercanggih saat ini, hal ini dikarenakan cara kerja otak yang sangat misterius dan menakjubkan. Hingga saat ini belum ada yang dapat merinci bagaimana cara otak bekerja secara maksimal dan mengagumkan. Belum ada ahli yang dapat menjelaskan perbedaan mendasar otak Einstein dengan manusia lainnya. Pada dasarnya sama, yang membedakannya adalah panjang neuron dari tiap-tiap otak berbeda tergantung seberapa sering manusia tersebut menggunakan otaknya untuk berpikir.
di beberapa kajian keilmuan menyarankan agar para manusia berusia lanjut lebih sering melatih otak mereka dengan mengerjakan teka-teki silang, terutama orang yang dimasa mudanya lebih sering menggunakan otaknya dalam bekerja sehari-hari, sehingga dimasa pensiunnya atau masa dimana orang tersebut tidak memiliki aktifitas yang sama dengan masa mudanya tidak mengalami penurunan daya otak yang drastis, yang dapat mengakibatkan stress bahkan kepikunan (rasa lupa yang akut). Perubahan aktifitas otak yang sangat drastis inilah kemudian dapat membuat orang tersebut berubah secara mental pula, yang nantinya juga berpengaruh pada aspek kesehatan orang tersebut.
Akhir-akhir ini banyak bermunculan berbagai penyakit yang disebabkan disfungsi otak, antara lain, Alzeimer, parkinson. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk dapat menemukan obat dan pencegahan dari penyakit yang menyerang otak ini. Berbagai badan amal-pun telah didirikan untuk membantu penelitian penanggulangan berbagai penyakit yang menyerang otak.
Salah satu cara untuk dapat menghindarinya adalah dengan meng-optimalkan kerja otak sesuai dengan usia dan proporsinya. Terdapat beberapa metode yang diajarkan pada anak usia dini untuk dapat memanfaatkan potensi otaknya. Setiap manusia memiliki kekuatan otak yang berbeda-beda, sehingga memiliki potensi yang dapat digali dengan cara yang berbeda pula. Salah satu caranya adalah dengan mengetahui kerja otak kita sendiri. Untuk mengetahui potensi otak kita, caraya sangat mudah. Kepalkan tangan kita dengan posisi jari saling menyilang satu dengan lainnya, jempol tangan manakah yang berada di posisi atas ?
Kerja otak berlawanan dengan organ tubuh, sehingga apabila jempol tangan kanan berada diatas, berarti kerja otak kiri berfungsi dominan, sebaliknya apabila jempol tangan kiri diatas menandakan kerja otak kanan lebih dominan. Hal ini tidak menandakan bahwa sebagaian otak kita tidak bekerja sebagaimana semestinya, namun dominansi kerja otak mempengaruhi cara berpikir dan kemampuan-kemampuan tertentu dalam hidup.
Proses berpikir otak kiri bersifat logis, sekuensial, linier, dan rasional. Pada sisi ini sangat teratur, walaupun dalam realitasnya mampu melakukan penafsiran abstrak dan simbolis, hal ini terjadi hampir di seluruh aspek kehidupannya. Sebaliknya pada proses berpikir otak kanan bersifat acak, tidak teratur, intuitif, dan holistik. Pada sisi ini lebih cenderung pada sifat nonverbal seperti, perasaan dan emosi, sehingga lebih abstrak pada pengenalan bentuk dan pola, musik, seni, kepekaan warna, kreativitas dan visualisasi.
Tidak ada penentuan otak mana yang lebih unggul atau memiliki kelebihan dibandingkan lainnya, yang semestinya adalah kesadaran dari diri kita untuk mengetahui potensi diri dan menggalinya lebih jauh. Atau kita dapat memanfaatkan keseimbangan dari kedua belah sisi otak kita.
Terdapat banyak pola latihan untuk dapat kita ikuti sebagai pengasah dan olah raga otak hingga bekerja secara optimal, antara lain dengan menyeimbangkan kerja anggota tubuh secara bergantian dan berkesinambungan. Hal ini dapat merangsang kerja otak secara keseluruhan fungsi kontrol terhadapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar